Bagaimana cara membuat buku harian mimpi?

Menangkap mimpi segera setelah bangun tidur, mengikuti simbol-simbol berulang kali dan dengan garis emosi.

Bagaimana cara membuat buku harian mimpi?

Mengapa buku harian mimpi bermanfaat?

Mimpi memudar dengan cepat setelah bangun tidur. Jurnal mimpi berguna untuk menangkap sisa emosi, simbol, dan adegan singkat meskipun Anda tidak ingat gambar persisnya. Seiring waktu, tema yang berulang menjadi jelas.

Buku harian ini bukan untuk dikomentari, tapi pertama untuk diingat. Rekaman yang baik menjaga bahan mentah dari mimpi tersebut sebelum mencoba menjelaskannya.

Apa yang harus ditulis segera setelah Anda bangun?

Menit pertama adalah yang paling berharga. Sebelum Anda mengangkat telepon, ketikkan tiga kata: tempat, emosi, simbol. Misalnya, bahkan entri pendek seperti “jadul, terburu-buru, ujian” dapat mengingatkan mimpi tersebut di kemudian hari.

Jika ada waktu, perluas adegan tersebut dengan dua atau tiga kalimat: siapa di sana, ke mana Anda pergi, apakah Anda mencari sesuatu, apakah pintunya terbuka, apakah ada air, apakah ada yang bicara?

Cadangan bagian komentar

Penting untuk menyimpan dua bagian dalam catatan mimpi: “Apa yang saya lihat” dan “Perasaan yang diberikannya kepada saya”. Di bab pertama, tulis saja adegannya. Di bagian kedua, tambahkan asosiasi, emosi, dan koneksi sepanjang hari.

Pembedaan ini mengurangi atribusi makna pada mimpi tersebut nantinya. Yang pertama adalah datanya, lalu interpretasinya. Itu sebabnya buku harian mimpi berfungsi seperti buku catatan penelitian kecil.

Bawa Larisa dekat selagi pertanyaan masih terasa hidup.

Tarik kartu, buka bagan kelahiran, bandingkan dua bagan, simpan mimpi, dan kembali ke bacaan lama dalam satu tempat. Larisa gratis di Android dan memuat iklan serta pembelian dalam aplikasi.

Unduh Larisa gratis